Perkembangan Teknologi Internet dan WWW
Definisi Web Science
Web Science adalah ilmu yang
mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah website, agar dapat
dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan
sehari-hari. Selain itu, Web Science juga mempelajari hubungan antara manusia
dan teknologi, bahwa masyarakat dan teknologi mempunyai keterkaitan satu sama
lain.
Di dalam Web
Science, kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai
media komunikasi praktis. Web Science Institute menjelaskan bahwa Web Science
adalah fokus kekuatan analitis peneliti dari disiplin ilmu yang beragam seperti
matematika, sosiologi, ekonomi, psikologi, hukum dan ilmu komputer untuk
memahami dan menjelaskan tentang Web.
Sejarah Web
Pre Web
Pre-Web adalah era dimana prototype seperti memex, usenet, gopher dan
ftp muncul sebelum kemudian berevolusi menjadi Internet. Internet sendiri
adalah tempat dimana Web muncul pertama kalinya ke publik sampai saat ini.
1.
The Memex
The
Memex adalah nama hipotetis proto-hypertext sistem yang dikembangkan oleh
Vannevar Bush pada tahun 1945. Bush membayangkan Memex sebagai perangkat di
mana individu akan mengkompres dan menyimpan semua buku-buku mereka, catatan,
dan komunikasi. Konsep Memex mempengaruhi perkembangan awal sistem Hypertext.
2.
HyperText
Hypertext adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat
sebuah halaman Web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajah
Web Internet dan formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas
format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi.
3.
Internet
Internet (interconnection-networking) adalah sistem global dari seluruh
jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol
Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.
4.
Usenet
Usenet atau User Network, merupakan salah satu jaringan tertua yang
dilayani oleh internet. Awalnya didesain pada Duke University ditahun 1979 dan
dikembangkan pada Duke University dan
North Carolia University setahun kemudian, tujuan utama dari USENET adalah
untuk bertukar pesan teks (text message) di antara node (komputer yang
terhubung pada jaringan).
5.
FTP (File Transfer Protocol)
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal
dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan
(download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan
server FTP.
6.
Gopher
Gopher adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk
distribusi, pencarian, dan pengambilan dokumen melalui Internet. Sangat
berorientasi pada desain dokumen menu, protokol Gopher disajikan menarik untuk
alternatif World Wide Web pada tahap awalnya, tapi akhirnya gagal mencapai
popularitas.
Web 1.0, 2.0, dan 3.0
1.
Web 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi Web generasi pertama. Pada dasarnya,
Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk
pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.
Beberapa ciri atau karakteristik
web 1.0. adalah:
§ Merupakan
halaman web yang statis atau hanya berfungsi untuk menampilkan (read only).
§ Halaman
masih didesain sebagai html murni, yang hanya memungkinkan orang untuk melihat
tanpa ada interaksi.
§ Biasanya
hanya menyediakan semacam buku tamu online tapi tidak ada interaksi yang
intens.
§ Masih
menggunakan form-form yang dikirim melalui e-mail, sehingga komunikasi bersifat
satu arah.
Contoh dari jenis web ini,
biasanya masih bersifat HTML dan hanya berisi tentang tulisan pribadi.
2.
Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly
Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan
kolaborasi dan sharing informasi secara online. Web 2.0 ini memperkaya sifat
dari read only menjadi read write.
Prinsip-prinsip
Web 2.0 yaitu:
§ Web
sebagai platform.
§ Data
sebagai pengendali utama.
§ Efek
jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi.
§ Inovasi
dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari
pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open
source”).
§ Model
bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan.
§ Akhir
dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta).
§ Mudah
untuk digunakan dan diadopsi oleh user.
Contoh dari
jenis web ini,seperti Wikipedia, Blog, Friendster. Yang sudah mulai mengenal
dengan web interaktif social network.
3.
Web 3.0
Definisi untuk Web 3.0 merupakan rancangan untuk memperkaya Web 2.0,
dimana pada Web 2.0 baru memperhatikan pertukaran data antara manusia, pada Web
3.0 pertukaran data antar manusia-mesin, mesin-mesin dan manusia-manusia
disempurnakan. Sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile
sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand.
Teknologi Web generasi ketiga yang pertama kali diperkenalkan tahun
2001 ini memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide, dimana
disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata.
Arsitektur Web
Bagian – bagian dari Arsitektur Web :
1.
Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan
untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
2.
WWW (World Wide Web)
WWW (World Wide Web) merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia
yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama.
3.
URL (Universal Resource Locator)
URL( universal resource locator) merupakan suatu konsep penamaan
lokasi standar dari suatu file,direktori,computer, dan lokasi komputernya
sesuai dengan metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu
file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database atau
hasil dari perintah finger atau perintah archie .
4.
XML (Extensible Markup Language)
XML (Extensible Markup Language) merupakan bahasa web turunan dari SGML
(Standart Generalized Markup Language) yang ada sebelumnya. XML hampir sama
dengan HTML, dimana keduanya sama-sama turunan dari SGML.
5.
JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan
disisi klien. jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat
memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di browser.
Javascript dipanggil untuk memberikan fungsi pada halaman web dengan
meletakannya secara internal pada halaman html diantara tag atau dibuat pada
file terpisah (eksternal).
6.
AJAX
AJAX disini adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML.
Ajax merupakan gabungan beberapa teknologi yang bertujuan untuk menghindari
page reload.
7.
HTML
Hyper Text Markup Language adalah bahasa inti dari hampir semua konten
Web. Sebagian besar dari apa yang Anda lihat pada layar browser anda adalah
sebuah deskripsi, secara mendasar, menggunakan HTML. Lebih tepatnya, HTML
adalah bahasa yang menggambarkan struktur dan isi semantik dari sebuah dokumen
Web.
8.
Web Server
Server atau Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan
berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien
yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox,
Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk
beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.
9.
Browser
Web Browser adalah suatu program atau software yang digunakan untuk
menjelajahi internet atau untuk mencari informasi dari suatu web yang tersimpan
didalam komputer. Awalnya, web browser berorientasi pada teks dan belum dapat
menampilkan gambar. Namun, web browser sekarang tidak hanya menampilkan gambar
dan teks saja, tetapi juga memutar file multimedia seperti video dan suara. Web
browser juga dapat mengirim dan menerima email, mengelola HTML, sebagai input
dan menjadikan halaman web sebagai hasil output yang informative.
Dengan menggunakan web browser, para pengguna internet dapat mengakses
berbagai informasi yang terdapat di internet dengan mudah. Beberapa contoh web
browser diantaranya Internet Explorer, Mozilla, Firefox, Safari, Opera, dll.
Aplikasi Utama :
1.
User Generaed Content
User Generated Content (UCG) adalah berbagai jenis content yang
tersedia secara publik dan diproduksi oleh para end-user (Wikipedia.org) .
2.
Wiki
Wiki adalah sebuah situs web (atau koleksi dokumen hiperteks lainnya)
yang memperbolehkan penggunanya menambah atau menyunting (mengedit) isi situs
tersebut. Istilah ini juga dapat merujuk kepada perangkat lunak kolaboratif
yang digunakan untuk menciptakan situs web semacam itu.
3.
Blog
Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang
berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman
web. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru
dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian.
4.
Folksonomies
Folksonomi adalah suatu sistem pengklasifikasian yang
diturunkan dari praktik dan metode pembuatan dan pengelolaan tag-tag secara
kolaboratif, untuk menganotasi dan mengkategorisasi konten;[1][2] praktik ini
juga dikenal sebagai penge-tag-an kolaboratif, klasifikasi sosial, pengindeksan
sosial, dan pengetagan sosial.[butuh rujukan] Istilah Folksonomi merupakan
gabungan lebur dari kata folk dan taksonomi.
5.
Social Networks
Jejaring sosial (social network) adalah bentuk struktur
sosial yang terdiri dari simpul-simpul yang saling terkait dan terikat oleh
satu atau lebih tipe hubungan yang spesifik. Simpul-simpul yang dimaksudkan
disini dapat berupa individu maupun organisasi.
Semantic Web Summary
Pengertian
Semantic Web (Web Semantik) atau Definisi Semantic Web adalah pengembangan dari
World Wide Web di mana makna semantik
dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk
memprosesnya. Semantic Web berasal dari World Wide Web Konsorsium dari Web sebagai media
universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan. Semantic Web terdiri
dari seperangkat prinsip-prinsip desain, kelompok kerja kolaboratif, dan
berbagai teknologi. Beberapa elemen dari Semantic Web yang dinyatakan sebagai
calon masa depan dan unsur-unsur lain dari Semantic Web disajikan dalam
spesifikasi formal dimaksudkan untuk memberikan deskripsi formal konsep,
istilah, dan hubungan dalam satu domain tertentu.
Web Semantik menggunakan :
1.
XML (Extensible Markup Language)
XML adalah bahasa markup untuk
keperluan umum yang disarankan oleh W3C (World Wide Web Consortium) untuk membuat dokumen markup keperluan
pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam. XML merupakan kelanjutan dari
HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak
Internet.
2.
RDF (Resource Description Framework)
RDF adalah standar W3C untuk mendeskripsikan Web resources, seperti
title, author, modification date, content, dan copyright information dari Web
page.
3.
OWL (Web Ontology Language)
OWL adalah salah satu bentuk ontology
yang memang dirancang dengan tujuan untuk digunakan oleh aplikasi yang perlu
memproses isi informasi ketimbang menampilkan informasi untuk konsumsi manusia.
OWL merupakan rekomendasi W3C (World Wide Web Consortium) dalam penulisan
ontology untuk web untuk web semantic. OWL dituliskan dalam syntax XML
(eXtended Markup Language). Selain XML dalam OWL digunakan juga bahasa XMLS
(XML Schema), RDF (Resource Description Framework) dan RDFS (RDF Schema) dan
OWL itu sendiri.
Web Security
Web Security adalah tata aturan atau
cara mengamankan aplikasi web yg dikelola, biasanya yg bertanggung jawab
melakukannya adalah pengelola aplikasi web tersebut.
Terdapat 3 prinsip utama mengenai
masalah keamanan web yaitu Confidentiality, Integrity, dan Availability atau
lebih dikenal dengan nama CIA. Sama halnya ketika bergelut dengan keamanan
(security) sebuah website, prinsip CIA sudah selayaknya dijadikan pedoman yang
harus dipahami apabila ingin website kita lebih aman dan sulit untuk diserang,
yaitu :
1.
Confidentiality
Confidentiality memiliki makna
bahwa data atau informasi yang berada di dalam sebuah website hanya dapat di
baca atau di akses oleh orang-orang yang memang memiliki kewenangan untuk
mengaksesnya. Dalam era konsep Web 2.0 yang sedang berkembang beberapa tahun
belakangan ini, sangat memungkinkan sebuah website untuk dapat memiliki lebih
dari satu administrator.
2.
Integrity
Integrity memiliki pengertian
data-data yang berada didalam server atau website hanya dapat diubah ataupun di
delete oleh orang yang memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu.
Sebagai contoh proses transfer dari
server ke client atau sebaliknya (dapat berupa upload maupun download),
ternyata mengubah file yang sedang di transfer tersebut. Hal ini
mengindikasikan bahwa sebuah aplikasi website yang sedang digunakan tidak aman
(insecure).
3.
Availability
Availability memiliki makna bahwa
website harus dapat diakses jika user ingin meggunakannya. Availability hanya
menekankan kepada dapat diaksesnya sebuah website. Mengenai siapa yang dapat
mengaksesnya itu telah dicover oleh prinsip confidentiality. Jika sebuah
website dapat diakses tanpa adanya error, itu berarti website tersebut telah
memenuhi prinsip availability ini. Hal ini memiliki makna bahwa sebuah website
haruslah dapat diakses apabila memang dibutuhkan, dengan kata lain, website
harus selalu.
Comments
Post a Comment